fbpx

Upaya Mencegah Anemia, SMK TI Bagikan Tablet Penambah Darah untuk Siswa Remaja Putri

800c2d3b-d000-4f65-84b7-3fa9c9b8d24e

 

Singaraja- Puskesmas Buleleng III melalui SMK TI Bali Global Singaraja memberikan Tablet Tambah Darah (TTD) untuk remaja putri SMK TI Bali Global Singaraja guna memutus mata rantai terjadinya stunting, mencegah anemia, dan meningkatkan cadangan zat besi dalam tubuh sebagai bekal dalam mempersiapkan generasi yang sehat berkualitas dan produktif.

Sesuai arahan Puskesmas Buleleng III, SMK TI Bali Global Singaraja telah membagikan Tablet Tambah Darah (TTD) pada Kamis, 2 September 2021 untuk siswa remaja putri. Pembagian TTD ini baru sampai pada dua puluh orang siswa karena sekolah belum melaksanakan pembelajaran tatap muka. “Rencananya, tablet penambah darah ini akan dibagikan ke seluruh siswa putri SMK TI Bali Global Singaraja, namun karena situasi masih pandemi, apalagi di Buleleng masih menerapkan PPKM level 4, maka pembagian tablet ini akan dijadwalkan nanti saat pembelajaran tatap muka berlangsung”, ungkap kepala sekolah, Ketut Widi Astawan (2/9).

Berdasarkan keterangan dari kepala sekolah, maka siswa yang menerima TTD ini baru sebatas siswa yang berasal dari Panti Asuhan Dana Punia, mengingat Panti Asuhan tersebut merupakan satu yayasan dengan SMK TI Bali Global Singaraja sehingga memungkinkan mereka datang ke sekolah guna memperoleh TTD.

Kegiatan pemberian TTD ini sudah digalakkan dari tahun 2019 dengan tujuan untuk meminimalisiasi remaja putri SMK TI mengalami anemia. Biasanya, remaja putri rentan menderita anemia karena banyak kehilangan darah pada saat menstruasi, mereka yang memasuki masa pubertas mengalami pertumbuhan pesat sehingga kebutuhan zat besi juga meningkat, serta diet yang kadang keliru di kalangan siswa-siswi. Selain itu, mengonsumsi TTD juga akan memutus mata rantai terjadinya stunting serta meningkatkan cadangan zat besi dalam tubuh sebagai bekal dalam mempersiapkan generasi yang sehat berkualitas dan produktif. Maka dari itu, remaja putri SMK TI diwajibkan minum TTD setiap seminggu sekali secara konsisten.

     

 

     

Dengan diadakannya program tersebut, maka para peserta didik diharapkan agar selalu menjaga kondisi kesehatannya. Jika terlebih mengalami kendala seperti mual-mual dan pusing, perlu untuk lebih teratur mengonsumsi TTD karena obat tersebut tidak membuat hipertensi.

 

Share Now !

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on google
Share on email